Cinta Dalam WA

Cinta Dalam WA
Cinta Dalam WA

Mentari terbit belum terasa akan hangatnya, ku terbangun ketika malam dipenghujung menandakan tiba saatnya beranjak bangun dari nyamannya temapat tidur. Jamahan lembut tangan ku mencari benda kecil berdering di samping tempat tidurku. Rasa malas untuk membuka hp karena mengingat pesan terkhir wa yang ia berikan kepadaku. Tertegun aku melihat terakhir kali dia online sekitar jam 10 tadi malam, padahal sudah kutunggu pesan darinya. “Kenapa sih dengan dia yang tak kunjung membalas pesan yang telah ku kirim” aku pun beranjak dari tidurku untuk menuju ke kamar mandi . kulihat sosok wanita kuus ramping sedang menggenakan mukenah putih bermotif  bunga. “Asil teman ku memanggil” kenapa fin aku menjawabnya. “tumben kamu bangun sepagi ini” iya karena ada sesuatu yang mengguku aku terpikir oleh seseorang yang mengirimku pesan menanyakan apakah kamu sudah melupakan janjimu waktu dulu. Dengan no baru yang belum ku tersimpan di konta hp. “fin aku membalas pesan itu dengan singkat maaf mungkin anda salah orang, dengan langsung melihat foto profil mobil putih avanza. Ketika temen ku terdiam sejenak aku langsung pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan berwudhu. Jejeran sajadah di aula sudah berderet-deret tersusun rapi ada yang khusuk sholat, membaca qur’an, dan berdzikir, ada pula yang tertidur pulas dengan masih memakai mukena, mungkin karena ngantuk berat sampai tertidur disitu. Ku bergegas untuk melaksanakan kebiasaan ku bersama teman-teman sejak kecil melaksankan sholat malam.