Cerpen "Sang Mantan Preman"

Cerpen

Sang Mantan Preman

 

            “Hai...kamu! Berhenti!” teriak seorang ibu muda. Ketika menyadari dompetnya sudah tidak ada.

            “Haiii....tolong...tolonggg...” teriaknya lagi seraya berlari kesana kemari. Namun tak seorang pun yang menolongnya.

           Arman tetap berlari menjauh. Setelah dirasa cukup aman. Dia berhenti di sebuah rumah kosong. Dia buka dompet yang baru saja dia dapat. Matanya terbelalak begitu melihat isi dompet. 

 

Apa yang membuat Arman terbelalak? Apa yang dilihatnya? Nantikan kelanjutannya.