Sebaris Tanya

Puisi

Sebaris Tanya

Sebaris Tanya 

Dian Riasari 

 

Nyala mata membakar hati 

Tajam lidah melukakan rasa

Gelombang badai meluluhlantakkan saka-saka

Hanya satu gemuruh guntur, maka satu syaraf kandas

Satu petir menyambar, nyali pun amblas 

 

Nasihat terukir laksana menggarami lautan 

Bura api terlontar,  mengarangkan semangat

Demikiankah Sang Raja bertahta? 

Istana puing permata?

 

Sementara di dalamnya hanya tulang rusuk yang bengkok 

Maka patah jika dihantam amarah 

Maka terluka bila didera murka 

Hanya lemah tak berdaya 

 

Laut mana yang akan diarungi?

Dermaga mana yang bisa disinggahi?

Sebelum Sang Raja berbenah iman 

Sebelum teduh cuaca 

 

Sebelum mentari hangat menghidupi 

Sebelum siang dan malam mampu dilalui 

Tak ada, tak ada griya yang tenteram 

Pun tak ada hati yang jenjam

 

"Camkan. "

 

Malang,  2 Februari 2020