Pembelajaran IPS Berbasis Hutan SekolahTingkatkan Karakter

Tuntutan proses pembelajaran penulis melakukan pembelajaran dengan mengakomodasi lingkungan hutan sekolah sebagai sumber belajar. Oleh sebab itu, Pembelajaran IPS SMPN 1 Ngadirojo Kelas VII Semester Gasal pada Materi Flora dan Fauna Indonesia memanfaatkan lingkungan hutan sekolah sebagai sumber belajar. Untuk mengaplikasikannya, maka outdoor leaming, pembelajaran berbasis pendekatan lingkungan. Pembelajaran berwawasan lingkungan dapat dijadikan pilihan oleh guru IPS sepanjang dipilih dan digunakan secara benar dan proporsional. Beberapa alasan positif penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar adalah : Pertama, Iingkungan dapat memperkaya bahan dan kegiatan belajar. Kedua, penggunaan lingkungan memungkinkan terjadinya proses yang lebih bermakna dan fungsional, sebab siswa dihadapkan pada kondisi yang sebenarnya. Ketiga, interaksi yang intensifdengan alam sekitar lebih cenderung menyiapkan perasaan dekat dan positif bagi siswa terhadap berbagai fenomena alam.Keempat, membeñkan tantangan untuk berfikir kritis dan ber-problem solving, karena lingkungan menyediakan permasalahan yang kompleks.lnteraksi seseorang dengan orang lain menumbuhkan karakter masyarakat dan karakter bangsa. Menurut Hidayatullah (2010) karakter adalah kualitas atau kekuatan mental atau moral, akhlak atau budi pekerti individu yang merupakan kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak, serta membedakan dengan individu lain. Khan (2010) menjelaskan terdapat jenis karakter yang selama ini dilaksanakan dalam proses pendidikan, yaitu sebagai berikut :Pertama Pendidikan karakter berbasis lingkungan (konservasi lingkungan).Kedua Pendidikan karakter berbasis potensi diri, yaitu sikap pribadi,hasil proses kesadaran pemberdayaan potensi dari yang darahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan (konservasi humanis) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan di Indonesia. Pasal 3 UU Sisdiknas menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembanya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.